6 Cara untuk Meningkatkan Kecepatan Website berbasis WordPress

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on linkedin
Share on email

Pada tips dan tutorial kali ini, RBC Hosting akan memberikan 6 Cara untuk Meningkatkan Kecepatan Website bagi Anda para pengguna CMS WordPress.

Sebagai CMS yang paling banyak digunakan, WordPress tentunya menjanjikan ragam fitur dan fleksibilitas yang tidak terbatas. Tetapi kendalanya adalah, bagaimana mengoptimalkan WordPress supaya tetap cepat diakses?

Kemudahan menambahkan fitur melalui tema dan plugin, baik yang versi gratis maupun premium, memberikan keunggulan tersendiri bagi CMS WordPress.

Akan tetapi, hal tersebut juga dapat menurunkan performa website seperti yang sudah kami sebutkan pada artikel kami yang berjudul 4 faktor penentu kecepatan loading Website.

Dikarenakan hal itu, sebagai pemilik website Anda perlu mengoptimalkan WordPress yang Anda gunakan supaya tetap efisien dan cepat diakses.

6 Cara Mempercepat Website WordPress

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan performa website WordPress Anda adalah sebagai berikut:

1. Pilih penyedia web hosting yang baik

Meskipun ada banyak penawaran murah di luar sana, web hosting adalah salah satu dari hal-hal di mana Anda kebanyakan mendapatkan apa yang Anda bayar. Oleh karena itu, investasi dalam kualitas sangat berharga.

Pertama dan terpenting itu berarti Anda harus menghindari shared hosting. Anda tidak pernah tahu apa jenis situs lain yang berbagi hard drive dengan website Anda.

Selain itu, kecuali Anda tahu apa yang Anda lakukan atau dapat mempekerjakan seseorang yang ahli, dedicated server mungkin sedikit berlebihan, terutama untuk situs kecil hingga menengah.

Akibatnya, memilih VPS biasanya merupakan pilihan terbaik Anda. Ini adalah jalan tengah yang bagus antara kecepatan, kenyamanan, dan biaya.

Pilihan lain adalah memilih layanan WordPress managed hosting alias hosting WordPress yang dikelola.

Ini berarti memilih penyedia layanan hosting yang memiliki spesialisasi menangani situs WordPress, tetapi biayanya akan lebih mahal dibandingkan shared hosting dan bahkan VPS.

2. Selalu update aplikasi inti dari server

Tentunya faktor ini akan sangat terbatas apabila kamu menggunakan layanan shared hosting, karenanya pilihlah yang minimal sudah menyediakan fitur ekstra seperti PHP Switcher dan PHP.INI Editor, dan fitur pengaman SPAM seperti SPAM ASSASSIN.

Ini dikarenakan teknologi dasar dan perangkat lunak yang diinstal pada server Anda adalah penggerak utama kecepatan beban. Apakah Anda tahu jika Anda menjalankan versi terbaru PHP? Jika tidak, ada baiknya mencari tahu.

Penyedia Hosting yang berkualitas akan mengurus hal-hal tersebut sendiri dan memberi tahu Anda ketika mereka membuat pembaruan untuk arsitektur mereka.

Untuk WordPress sendiri, yang perlu diperhatikan adalah pada limitasi dari PHP.INI, versi PHP yang digunakan, dan juga aplikasi database Mariadb atau MySQL yang disediakan oleh pihak web hosting.

Sekedar catatan: Plugin lama atau WordPress yang jarang diupdate bisa jadi tidak kompatibel dengan teknologi server terbaru yang Anda gunakan, jadi pastikan Anda dapat membalikkan perubahan jika diperlukan.

3. Selalu update WordPress dan plugin serta themes di dalamnya

Karena hal-hal yang telah disebutkan pada poin nomor 2 tersebut, maka sebaiknya Anda harus selalu mengupdate versi WordPress secara berkala atau setiap ada update terbaru.

Namun sebaiknya pastikan dahulu apakah plugin dan themes yang Anda gunakan kompatibel dengan versi WordPress terbaru tersebut, dan sebaiknya cari alternatif terbaru dari plugin-plugin atau themes lama yang sudah tidak di update.

4. Gunakan Theme atau Framework yang tepat

Ada beberapa theme di luar sana yang memiliki “semua fitur.” Yang kami maksud adalah bahwa mereka menawarkan opsi untuk mengubah setiap hal kecil tentang situs web Anda mulai dari mengubah logo hingga warna sidebar atau footer.

Theme multifungsi seperti ini memang bagus untuk memastikan tampilan website sesuai dengan yang Anda inginkan, tanpa perlu mempelajari codex WordPress, CSS, ataupun HTML, tetapi kode yang disematkan akan menjadi sangat banyak yang kemungkinan akan membuat loading website Anda menjadi lemot.

Belum lagi kalau mereka membutuhkan plugin page builder yang juga menambahkan banyak kodingan saat diaktifkan.

Karena itu, bekerja dengan theme atau framework yang ringan dan ramping adalah kunci untuk menjaga situs web Anda berjalan cepat.

Salah satu framework theme WordPress yang terbaik adalah Genesis, dan meskipun harganya cukup mahal, tetapi performanya bisa dibilang yang terbaik diantara framework lainnya.

5. Kelola database secara reguler

WordPress CMS merupakan aplikasi website yang sangat aktif menggunakan database.

Setiap anda menghapus artikel ke tong sampah, menyimpan draft artikel, install plugin, uninstall plugin, revisi postingan, komentar pengunjung, semuanya akan bertumpuk ke dalam database, baik untuk sementara maupun seterusnya.

Semakin bertumpuk data-data di dalam suatu database, maka akan membutuhkan sumber daya server yang lebih tinggi untuk memprosesnya.

Karenanya Anda lah yang perlu untuk selalu memantau dan mengelola database yang Anda gunakan dan jangan menyerahkannya kepada penyedia web hosting kecuali Anda memilih layanan managed hosting WordPress.

Bagaimana caranya? Untungnya pada repositori WordPress banyak tersedia plugin yang bisa Anda gunakan untuk menghapus data yang tidak digunakan dari dalam database, seperti WP-Optimize dan beberapa plugin lainnya yang bisa Anda coba.

6. Monitor selalu website Anda

Kunci untuk mengambil tindakan ketika situs Anda menjadi terlalu lambat adalah mngetahui bahwa hal tersebut sedang terjadi. Sulit untuk mengubah apa yang Anda sendiri tidak mengetahuinya.

Namun, tidak semua orang dapat menghabiskan hari mereka dengan terus-menerus mengecek situs web mereka sendiri.

Oleh karena itu, ide yang lebih baik adalah menggunakan layanan yang memonitor situs Anda dan secara otomatis mengirim laporan ketika situs mulai melambat.

Beberapa pilihan untuk ini adalah GTmetrix, dan Pingdom, atau apabila Anda menggunakan plugin Jetpack, mereka memiliki fitur yang akan memantau uptime dari situs Anda dan mengirimkan email kepada Anda apabila situs sedang down.

Opsi terakhir tidak terlalu disarankan dikarenakan, meskipun memiliki fitur gratis yang lengkap, jetpack terkadang akan dapat sangat memberatkan website Anda terutama bagi Anda yang menggunakan layanan shared hosting.

6 cara yang kami bahas di artikel ini hanya mencakup hal-hal mendasar saja tetapi ini akan menjadi landasan utama sebelum Anda mulai mengoptimalkan bagian-bagian lain dari website WordPress milik Anda.

Terkait pengoptimalan hal-hal lainnya tersebut akan kami bahas pada artikel mendatang.

Artikel terkait

Jasa Pembuatan Website RBC Hosting

Kami menawarkan jasa pembuatan website murah dan cepat sehingga website akan langsung ONLINE, didukung dengan desain mewah, premium, dan juga layanan support 24 jam setiap harinya

Hubungi kami di 0813-2467-6126

atau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *